Berdirinya Sejumlah Provinsi Baru di Papua Sebabkan Anggaran TKD Naik

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:52 WIB
Menkeu Sri Mulyani (Instagram/@smindrawati)
Menkeu Sri Mulyani (Instagram/@smindrawati)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Berdirinya sejumlah provinsi baru hasil pemekaran di Papua mendorong pemerintah menambah anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada Rancangan APBN 2023.

Berdasarkan dokumen resmi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp811,7 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2023. Alokasi ini meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp799,1 triliun.

Bertambahnya anggaran TKD juga dipengaruhi peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) karena kenaikan harga komoditas.

Baca Juga: Sikapi Kabar Kenaikan Harga Pertalite, Presiden Jokowi Buka Suara

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dikutip dari laman Setkab.go.id pada Selasa 23 Agustus 2022.

“Ini pertama kali semenjak terjadinya pandemi (COVID-19), TKD akan menembus angka Rp800 triliun lagi yaitu Rp811,7 triliun,” ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani menyampaikan, selaian dipengaruhi oleh adanya beberapa provinsi baru di Papua, TKD Tahun Anggaran 2023 diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah, termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan karena menjadi layanan yang didesentralisasikan.

Secara rinci Menkeu Sri Mulyani menyampaikan empat kebijakan umum TKD Tahun 2023. Pertama, meningkatkan sinergi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta harmonisasi belanja pusat dan daerah.

Kedua, memperkuat kualitas pengelolaan TKD yang terarah, terukur, akuntabel, dan transparan.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X