Kekayaan Intelektual Dapat Menjadi Agunan Pinjaman di Bank. Ini Dasarnya

- Senin, 18 Juli 2022 | 20:03 WIB
Ilustrasi ekonomi kreatif. (Dok.ist)
Ilustrasi ekonomi kreatif. (Dok.ist)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Mulai saat ini kekayaan intelektual yang berkaitan dengan ekonomi kretaif dapat digunakan sebagai agunan pinjaman dari bank atau lembaga nonbank.

Hal tersebut didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif itu yang ditandatangi Presiden Jokowi pada 12 Juli 2022.

Berikut ini pasal-pasal yang mengatur tentang kekayaan intelektual sebagai objek jaminan utang.

Baca Juga: WSBK Mandalika Tumbuhkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Warga NTB

Ekonomi kreatif yang dimaksud dalam PP tersebut merupakan perwujudan nilai tambah dari Kekayaan Intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi.

Pasal 2 menjelaskan pembiayaan ekonomi kreatif dalam PP meliputi antara lain:
a. pembiayaan Ekonomi Kreatif;
b. fasilitasi pengembangan Sistem Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual;
c. infrastruktur Ekonomi Kreatif;
d. insentif bagi Pelaku Ekonomi Kreatif;
e. tanggung jawab Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah serta peran serta masyarakat dalam pengembangan Ekonomi Kreatif; dan
f. penyelesaian sengketa Pembiayaan.

Skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual diatur di Pasal 4. Berikut ketentuannya:

Pasal 4
(1) Pemerintah memfasilitasi Skema Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual melalui lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan nonbank bagi Pelaku Ekonomi Kreatif.

(2) Fasilitasi Skema Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual bagi Pelaku Ekonomi Kreatif dilakukan melalui:
a. pemanfaatan Kekayaan Intelektual yang bernilai ekonomi; dan
b. penilaian Kekayaan lntelektual.

Baca Juga: Terapkan Konsep Mina Padi, Pendapatan Petani di Banyumas Meningkat

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X