Gagal Bayar Akibat Himpun Dana Secara Ilegal, KSP Indosurya Dijerat Pidana

- Rabu, 18 Mei 2022 | 19:37 WIB
Kantor pusat KSP Indosurya di Jln MH Thamrin Jakarta (Ulin)
Kantor pusat KSP Indosurya di Jln MH Thamrin Jakarta (Ulin)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta tengah menghadapi masalah hukum pidana. Kasusnya bermula dari kegagalan KSP Indosurya Cipta membayarkan uang tabungan nasabahnya.

Kegagalan itu membuka permasalahan yang ada dalam KSP tersebut sehingga dibawa ke pihak kepolisian.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan polisi menemukan adanya unsur pidana dalam kasus gagal bayar KSP Indosurya Cipta.

Baca Juga: Terkait Kebijakan Tanpa Masker, DPR Ingatkan Agar Tak Terjadi Euforia

Sebagai informasi, KSP Indosurya dikabarkan menghimpun dana secara ilegal dengan menggunakan badan hukum Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta sejak November 2012 sampai Februari 2020.

Kasus ini mencuat usai koperasi mengalami gagal bayar. Adapun penyidik telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam (KSP) Indosurya. Empat tersangka itu diantaranya berinisial HS, SA, JI, serta Indosurya sebagai korporasi.

Dalam hal ini, Indosurya dan tersangka JI dipersangkakan dalam Pasal Perbankan dan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sementara untuk tersangka HS dan SA dijerat dengan Pasal 46 UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar.

Baca Juga: Dea Onlyfans Mengaku Hamil, Kuasa Hukumnya Tunjukkan Bukti Medis

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X