Indonesia Tawarkan Tiga Proyek Energi Terbarukan kepada Investor Jepang

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:06 WIB
ilustrasi industri energi (pikiran rakyat)
ilustrasi industri energi (pikiran rakyat)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Jakarta. Indonesia menawarkan tiga proyek sektor energi terbarukan kepada pengusaha Jepang dalam Indonesia –Japan Business Forum (IJBF) ke 2.

Ketiga proyek itu antara lain Refuse Derived Fuel Plant Bantar Gebang di Jakarta, Minihydro Power Plant di Banyumas, dan Waste-to Energy di Semarang.

Informasi itu disampaikan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi kepada media. Lebih lanjut Heri Akhmadi menjelaskan tiga proyek itu sudah dikurasi secara clean and clear oleh Bank Indonesia dan Kantor perwakilan BKPM di Tokyo.

Heri Akhmadi memastikan, KBRI di Tokyo akan terus mendorong kerja sama nyata antara Indonesia dengan Jepang menjalankan proyek energi terbarukan. KBRI berupaya keras agar kerjasama bilateral itu memiliki komitment yang kuat dari kedua belah pihak.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Tawarkan 3 Proyek Investasi, Indonesia Coba Gandeng Investor Jepang, Indonesia mendorong terwujudnya proyek energi terbarukan yang dikerjakan bersama Jepang.

"Kami mendorong terus terjalinnya kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk mempercepat transisi energi yang telah dicanangkan kedua negara," ujar Heri Akhmadi.

Dalam kegiatan IJBF Ke-2 bertajuk Peluang Kerja Sama di Sektor Energi Baru dan Terbarukan berlangsung secara virtual turut dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebagai pembicara.

Selain itu, forum yang didukung oleh sejumlah organisasi dan asosiasi bisnis seperti Japan Indonesia Association (JAPINDA) dan Jakarta Japan Club (JJC) itu dihadiri Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKe) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dan Kepala Kantor BI Tokyo Hilman Tisnawan.

Perry Warjiyo mengatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia. Sebab, kondisi perekonomian mulai membaik dengan pertumbuhan mencapai 7,07 persen pada triwulan II-2021.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X