Paviliun Indonesia Dalam Expo Dubai 2020 Menjadi Favorit Pengunjung Manca Negara, inilah Faktanya

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 06:16 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi membuka Paviliun Indonesia di Expo Dubai (Humas Kemendag)
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi membuka Paviliun Indonesia di Expo Dubai (Humas Kemendag)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Dubai. Dalam Gelaran Expo Dubai 2020, Persatuan Emirat Arab (PEA), Paviliun Indonesia menjadi salah satu stand favorit para pengunjung. Buktinya pertanggal 5 Oktober, Paviliun Indonesia telah dikunjungi hampir 11 ribu pengunjung. Hal itu menunjukkan, paviliun Indonesia menjadi paviliun yang menarik di mata pengunjung dari berbagai negara.

Paviliun Indonesia dalam Dubai Expo 2020 ini resmi dibuka pada Jumat (1/10/21) lalu oleh Menteri Perdagangan RI (Kemendag), Muhammad Lutfi, bersama Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri PEA, Thani bin Ahmed Al Zeyoudi.

Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi. Terdapat 3 lantai, terletak pada zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia akan menjadi rumahnya di Dubai dalam beberapa bulan ke depan. Selain menjadi rumahnya, Paviliun ini diharapkan dapat menjadi jendela Indonesia pada dunia Internasional. Ia berharap Paviliun Indonesia dapat memperkuat kemitraan global baik dalam budaya maupun kuliner.

Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN), Kemendag, Didi Sumedi, Paviliun Indonesia bertemakan "Creating the Future, From Indonesia to the World."

Sesuai dengan tema, paviliun ini mengusung konsep tiga waktu yaitu, "Yesterday, Today, Tomorrow" yang dimaksud dengan mengangkat masa kejayaan Indonesia pada masa lalu, sekarang, dan yang akan datang. Konsep tersebutlah yang menarik minat pengunjung dari mancanegara untuk singgah di Paviliun Indonesia.

Paviliun Indonesia itu dianggap sedang mereprentasikan bagaimana usaha Indonesia yang tengah bersiap untuk masa depan yang lebih baik lagi, terutama dalam bidang digitalisasi.
Adanya tema dan forum bisnis tiap minggunya dalam Paviliun Indonesia, merupakan satu nilai unggul yang dimiliki oleh Paviliun.

Pada awal penyelenggaraannya, tema yang diangkat dalam Paviliun Indonesia mengenai keanekaragaman Hayati dan Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tema itu berlangsung pada 1-7 Oktober 2021. Beberapa produk jempolan yang ditampilkan dengan tema tersebut antara lain: produk-produk hasil olahan kelapa, kopi, tas dari kulit kopi, rempah-rempah, kerjinan tangan dari bambu, dan masih banyak lagi.

"Paviliun Indonesia telah menyiapkan 23 tema mingguan dan agenda bisnis forum. Pada forum bisnis, kita akan mengundang pelaku usaha PEA dari berbagai bidang. Hal ini akan menjadi keunggulan Paviliun Indonesia dibandingkan paviliun negara lain. Kami harap, selama enam bulan ke depan, Paviliun Indonesia dapat lebih mempromosikan potensi dan peluang Indonesia
kepada para pengunjung dari seluruh penjuru dunia,” pungkas Didi.***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X