Industri Batu Bara Indonesia Kemungkinan Menurun Akibat Komitmen Cina Tak Lagi Dukung Pembangunan PLTU

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:06 WIB
Ilustrasi kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap  (esdm.go.id)
Ilustrasi kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (esdm.go.id)

SUARAMERDEKA-PEKALONGAN Industri batu bara di Indonesia kemungkinan akan mengalami penurunan selepas Cina mendeklarasikan bahwa pihaknya tak lagi membantu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dinegara lain.

Xi Jinping selaku Presiden China mengungkapkan tidak akan lagi memberi bantuan terhadap PLTU dinegara lain mengingat saat ini pihaknya tengah berfokus pada pelepasan puncak emisi karbondioksida sebelum tahun 2030 dan mencapai karbon netral pada tahun 2060.

Hal tersebut ia ungkapkan pada 21 September 2021 bertempat di New York, Amerika Serikat, dalam rapat umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Jika pembangunan PLTU dikurangi, secara otomatis penggunaan batu bara akan menurun drastis meskipun batu bara masih dapat digunakan dalam sektor industri lain seperti industri kimia, namun mengingat bahan bakar utama dari PLTU adalah batu bara menjadikan alokasi terbesar ada di PLTU. Mulai tahun 2025 PLTU berbasis batu bara akan dihentikan. Demikianlah rencana dari pihak pemerintah dan PLN.

Singgih Widagdo sebagai ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) menanggapi perihal rencana ini. Ia menuturkan jika pemberhentian PLTU berbasis batu bara benar-benar direalisasikan maka akan berujung pada penurunan industri batu bara. Pasalnya, penggunaan batu bara akan berkurang drastis hingga sampai 250 juta per tahun. Hal ini nantinya mengharuskan mencari sumber daya alam (SDA) lainnya sebagai penunjang. Namun apabila PLTU masih tetap berlanjut, mengharuskan pemerintah beserta pihak terkait mencari cara agar keaneragaman hayati di Indonesia tetap terjaga. (Tresia) ***

Artikel ini telah dimuat di pikiran-rakyat.com dengan judul: China Tak Akan Bangun PLTU Lagi, Dampak ke Industri Batu Bara di Indonesia Dipertanyakan

Editor: Agus Mukti

Sumber: Pikiran rakyan.com

Tags

Terkini

X