Jodoh yang Cocok Bagi Weton Jumat Kliwon. Berkaitan dengan Neptu

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:38 WIB
Jodoh yang cocok bagi weton jumat kliwon
Jodoh yang cocok bagi weton jumat kliwon

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Orang yang lahir dengan weton Jumat Kliwon memiliki nilai neptu yang berjumlah 14. Jumlah itu diperoleh dari Jumat bernilai 6 dan pasaran Kliwon bernilai 8. Dengan jumlah neptu 14, makan weton Jumat Kliwon akan sangat cocok bila bersanding dengan neptu weton 10 atau 15. Kedua neptu tersebut dimliki weton Rabu Kliwon, Jumat Pahing, Selasa Pon, Kamis Pon, dan Minggu Legi.

Merujuk primbon Jawa, bila weton Jumat Kliwon bersanding dengan salah satu weton di atas akan beroleh kebahagiaan dan kemakmuran dalam rumah tangga. Artinya jodoh yang cocok bagi weton Jumat Kliwon antara lain Rabu Kliwon, Jumat Pahing, Selasa Pon, Kamis Pon, dan Minggu Legi. Dari perjodohan yang cocok itu akan memberikan ketenteraman dan keberhasilan keduanya dalam mengarungi hidup berumah tangga. Lantaran keduanya serasi dari sisi relasi sehingga bisa saling melengkapi.

Baca Juga: Primbon Jawa: Jodoh yang Cocok untuk Weton Selasa Pahing. Simak Ulasannya

Di sisi lain orang dengan weton Jumat Kliwon memiliki watak lakuning rembulan, atau layaknya bulan, yang menjadi penerang di kegelapan malam. Oleh karena itu mereka memiliki banyak teman. Lantaran mereka suka menolong, pekerja keras, pandai bergaul, pandai berkomunikasi, energik, tepat janji, kreatif, dan tidak mau menganggur atau hanya bersantai-santai saja.

Sayangnya orang berweton Jumat Kliwon termasuk orang yang mudah marah tetapi ambisius. Mereka memiliki keinginan besar untuk berhasil mendapatkan sesuatu.

Adapun kelemahannya, mereka tipe orang yang boros dan tidak bisa mengatur keuangan mereka sendiri. Diperparah, mereka termasuk orang yang ceroboh, tegaan, kurang waspada, dan juga urakan.

Tak hanya itu, orang dengan weton Jumat Kliwon memiliki sifat yang suka membantah. Adanya sifat inilah yang menyulitkan mereka menjadi bawahan atau bekerja di tempat orang lain. Oleh karena itu mereka lebih cocok menjadi pedagang atau seorang pengusaha. Bagi mereka yang terpenting adalah pekerjaan tersebut dikendalikan sendiri dan tidak ada orang lain yang mengatur.

Pilihan lainnya, mereka akan merasa lebih nyaman menjadi peternak atau petani dibandingkan menjadi pegawai negeri sipil atau karyawan.

Kendati demikian terbuka peluaang juga bagi mereka untuk menjalani profesi sebagai wartawan, dokter, pengarang, badan intel, pendeta, maupun rohaniawan, atau polisi.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X