Perwatakan Weton Jumat Kliwon Sebagaimana Lakuning Rembulan. Simak Ulasannya

- Jumat, 3 Juni 2022 | 07:33 WIB
Ilustrasi orang jawa (Tangkapan Layar You Tube chanel Duo Saudara TV)
Ilustrasi orang jawa (Tangkapan Layar You Tube chanel Duo Saudara TV)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Orang yang lahir pada Jumat Kliwon memiliki watak lakuning rembulan, atau layaknya bulan, yang menjadi penerang di kegelapan malam. Oleh karena itu mereka memiliki banyak teman. Lantaran mereka suka menolong, pekerja keras, pandai bergaul, pandai berkomunikasi, energik, tepat janji, kreatif, dan tidak mau menganggur atau hanya bersantai-santai saja. Mereka juga memiliki kemampuan memotivasi atau berceramah terkait nilai-nilai kebaikan.

Di sisi lain, orang berweton Jumat Kliwon termasuk orang yang mudah marah tetapi ambisius. Mereka memiliki keinginan besar untuk berhasil mendapatkan sesuatu.

Kelemahannya, mereka tipe orang yang boros dan tidak bisa mengatur keuangan mereka sendiri. Diperparah, mereka termasuk orang yang ceroboh, tegaan, kurang waspada, dan juga urakan.

Baca Juga: Weton Senin Legi Bawa Hoki Tapi Sulit Diajak Diskusi, Simak Ulasannya

Tak hanya itu, orang dengan weton Jumat Kliwon memiliki sifat yang suka membantah. Adanya sifat inilah yang menyulitkan mereka menjadi bawahan atau bekerja di tempat orang lain. Oleh karena itu mereka lebih cocok menjadi pedagang atau seorang pengusaha. Bagi mereka yang terpenting adalah pekerjaan tersebut dikendalikan sendiri dan tidak ada orang lain yang mengatur.

Pilihan lainnnya, mereka akan merasa lebih nyaman menjadi peternak atau petani dibandingkan menjadi pegawai negeri sipil atau karyawan.

Kendati demikian terbuka peluaang juga bagi mereka untuk menjalani profesi sebagai wartawan, dokter, pengarang, badan intel, pendeta, maupun rohaniawan, atau polisi.

Dari sisi siklus waktu, orang berweton Jumat lahir masuk dalam mongso kalima. Sehingga mereka memiliki kemampuan berusaha dalam bidang komersial. Mereka tidak akan melewatkan kesempatan yang ada, maka tidak akan pernah mengalami masalah keuangan. Mereka selalu mendapat keberhasilan yang gemilang, berkat kegigihannya.

Dalam usia 29 tahun akan mendapatkan rejeki nomplok, artinya keuangan yang sangat besar yang tidak terduga. Maka keuntungan inilah yang kelak akan mengangkat mereka menjadi kaya raya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X