Protes Larangan Simbol LGBT, Timnas Jerman Dikalahkan Jepang

- Sabtu, 26 November 2022 | 20:40 WIB
Timnas Jerman berpose tutup mulut sebelum laga melawan Jepang di Khalifa International Stadium, Doha, Rabu (23/11/2022). (Foto: AGTVnews)
Timnas Jerman berpose tutup mulut sebelum laga melawan Jepang di Khalifa International Stadium, Doha, Rabu (23/11/2022). (Foto: AGTVnews)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Qatar. Dalam gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar terdapat larangan akan simbol-simbol LGBT yang berupa warna pelangi. Larangan itu menuai protes dari suporter maupun pelaku sepakbola yang memuja kebebasan HAM.

FIFA, sebagai induk federasi sepakbola bisa memahami larangan tersebut. Menurut FIFA kebebasan di lapangan ada aturannya. Dalam pasal 11 Kode Disiplinnya, FIFA tak membolehkan pihak siapapun yang mendemontrasikan hal-hal yang di luar olahraga. Bahkan akan menjatuhkan sanksi pada siapa pun yang melakukannya.

Baca Juga: Berhasil Taklukan Jerman, Peringkat Jepang di FIFA Naik Tajam

Kendat demikian Timnas Jerman melakukan protes terkait pelarangan ban kapten One Love (simbol LGBT), dengan membuat gesture tutup mulut di Piala Dunia 2022. Akan ada sanksi dari FIFA terkait hal itu?

Aksi itu sebagai protesnya karena Timnas Jerman batal mengenakan ban kapten pelangi One Love di Piala Dunia 2022 Qatar. Lantaran dilarang FIFA.

Wujud protesnya, timnas Jerman melakukan aksi tutup mulut saat akan melawan Jepang.

Saat sesi foto tim sebelum bertanding melawan Jepang di Khalifa International Stadium, Doha, Rabu (23/11/2022), tim Jerman berpose tutup mulut.

Kemudian dalam lagan penyisihan Timnas Jerman dikalahkan Jepang. Akhir pertandingan Jepang menang atas Jerman dengan skor 1-2. 

Baca Juga: Berlaga di Grub E Piala Dunia 2022, Timnas Jepang Yakin Unggul

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X